Pages

Saturday, March 11, 2017

Sakitnya Sebuah Pengharapan







"Ketika hatimu terlalu berharap kepada seseorang maka Allah timpakan ke atas kamu pedihnya sebuah pengharapan, supaya kamu mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui hati yang berharap selain Dia. Maka Allah menghalangimu dari perkara tersebut agar kamu kembali berharap kepada-Nya."
(Imam Syafi’i)

Benar.
Sakitnya sebuah pengharapan. Terlalu meletakkan harapan yang tinggi kepada seseorang dan akhirnya jawapan yang kita terima adalah penolakan.

Benar.
Sakitnya sebuah perpisahan. Berharap hubungan yang dijalin melangkah ke fasa seterusnya tetapi sayang apa yang dirancang adalah sebaliknya.

Benar.
Sakitnya sebuah penantian. Kita banyak membuang masa menunggu seseorang yang belum pasti menjadi milik kita dan akhirnya semuanya berakhir dengan sia sia.

Redhakan hati di setiap perpisahan dan kekecewaan. Kita merancang. Allah juga merancang.
Tetapi Allah lebih tahu apa yng terbaik buat hambanya.
Terkadang apa yang kita inginkan Allah tidak makbulkan bukan kerana Allah kejam dengan hambanya, cuma Allah lebih tahu bila saat yang tepat untuk memperkenankan doamu.
Tidak perlu bersedih akan kehilangan cinta manusia, percayalah jodoh kamu telah Allah simpan rapi rapi dan akan Allah temukan saat tiba masanya. Jika tidak di dunia, di syurga sana. Bukankah kita masih punya cinta dan kasih sayang dari Allah?

Dan kita tak sepatutnya menyukai seseorang melebih-lebih dan terlalu taksub akannya, kelak diri kita akan binasa. Bersederhanalah dalam segala sesuatu benda yang kita lakukan.
 "Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup dan yang paling pahit ialah berharap kepada manusia."
(Ali bin Abi Thalib)

1 comment:

✿Cik Cappuccino Latte ✿ said... [Reply]

Sebaik baiknya .. biarlah kita bersandar pada Allah dari bersandar pada manusia ...

Copyright© All Rights Reserved sitisyilah.blogspot.com